6 Fakta Kereta Api Indonesia yang Terlupakan

Kita Bagi Informasi - Sekarang ini tranfortasi menjadi suatu kebutuhan yang penting bagi kehidupan manusia, setiap hari bagaimana Kita bisa lihat ramainya lalu lalang ribuan kendaraan dijalanan, kendaraan seperti mobil, motor, bus dan lain - lain, yang tentu saja menyebabkan kemacetan dijalanan, 

Salah satu alternatif bagi Kita untuk menempuh perjalanan tanpa kemacaten adalah dengan Kereta Api. Kereta Api merupakan sebuah alat transfortasi publik yang mampu menampung banyak orang sekaligus, tentu saja Kita akan terhindar dari kemacetan dengan Kereta Api.

Kereta Api pertama kali dihadirkan di Indonesia sejak zaman Tanam Paksa. Saat itu perkeretapian di Indoensia di bangun di Desa Kemijen, pada hari jum'at tanggal 17 juni 1864, oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Mr. L.A.J. Baron Sloet den Beele. Setelah hampir 300 tahun berlalu perkertapian di Indonesia kian hari kian berkembang, namun ada beberapa fakta tentang kereta api di Indonesia yang mulai terlupakan. berikut ulasannya :


1. Terowongan Kereta Api Terpanjang (Wihelmina)


Terowongan wihelmina merupakan terowongan terpanjang di Indonesia saat itu sampai sekarang, terowongan ini memiliki panjang 1116 meter dan dibangun pada rute Banjar - Pangandaran - Cijulang (82 Km). Terowongan ini berada di perbatasan antara Desa Bagolo dan Desa Emplak di Kabupaten Ciamis Jawa Barat.

2. Jembatan Kereta Api Terpanjang (Jembatan Cikacepit)


Jembatan Cikacepit merupakan jembatan Kereta Api terpanjang di Indonesia sampai saat ini, panjang jembatan ini adalah 190 meter, jembatan ini dibuat dari rangka baja, dengan lebar tak lebih dari 1,7 meter, hanya saja seiring berjalannya waktu jembatan ini mulai terlupakan, dan bagian - bagian dari jembatan ini sudah mulai hilang dan rusak karena tidak dirawat dan dirusak sebagian orang.

3. Stasiun Kereta Api Pertama di Indonesia (Stasiun Tambaksari)


Stasiun Kereta Api pertama di Indonesia berada di kota Semarang Provinsi Jawa Tengah, stasiun tersebut adalah Stasiun Tambaksari mulai dibangun pada tanggal 16 Juni 1864, ditandai dengan pencangkulan pertama oleh Gubernur Jendral Baron Sloet Van de Beele.

4. Gerbong Tua di Magelang


Kereta Api berusia 107 tahun yang berada di Sub Terminal Kebonpolo koto Magelang sejak tahun 1986, kemudian menjadi benda bersejarah yang dipindahkan ke museum kereta Api Ambarawa, dipindahkan pada hari Rabu tanggal 9 bulan 11 sore hari sekitar pukul 16.30 WIB, dengan menggunakan truk trailer, dan tiba di museum pada hari kamis pukul 05.00.

5. Jejak Romusha pada Jalur Kereta Api Saketi - Bayah


Jalur Kereta Api Saketi - Bayah pada saat pembangunan banyak memakan korban ribuan manusia, dengan jumlah korban yang cukup fantastis, terdiri dari tawanan perang/Prisioner Of War (POW), sekutu dan romusha berpikir bahwa pembagunan jalan kereta api mempunyai arti yang sangat strategis bagi kelannjutan ekspansi tentara Jepang pada Perang Dunia ke II.

6. Hari Kereta Api Indonesia


Sudah banyak orang yang melupakan dan tidak mengetahui bahwa tanggal 28 September merupakan hari Kereta Api Indonesia, padahal tidak sedikit orang yang pernah menggunakan alat transfortasi yang satu ini.

Mungkin itu saja yang bisa Kita sampaikan semoga informasi tentang Fakta Kereta Api Indonesia yang Terlupakan ini menjadi informasi yang bermanfaat bagi Kita semua.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "6 Fakta Kereta Api Indonesia yang Terlupakan"

Post a Comment